Menteri Pendidikan serta Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy berkunjung ke serta berjumpa Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo, pada Selasa (8/1/2019). Tujuan kehadirannya, diantaranya untuk mengulas penambahan pengawasan biaya pendidikan 2019.
Baca juga : Jurusan di UTU
"Kehadiran saya pun untuk memberi animo pada KPK yang pada 2018 sudah mencatatkan pesan yang sendiri buat Kemendikbud sebab banyak masalah korupsi dibawah bidang pendidikan yang dapat dituntaskan atau dapat diatasi oleh KPK," kata Muhadjir di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (8/1/2019).
"Pengusutan KPK itu mempunyai dampak kapok sekaligus juga pengingat buat semua jajarannya di kementerian serta dinas-dinas pendidikan di daerah untuk tidak menyalahgunakan biaya pendidikan," sambungnya.
Diluar itu, Muhadjir ingin kementeriannya manfaatkan beberapa program yang didesain KPK supaya pengawasan serta pengendalian pemakaian biaya, terutamanya biaya pendidikan, dapat berjalan dengan baik.
"Kami berkonsultasi dengan KPK, termasuk juga skema ditambah lagi yang kurang lebih dapat disempurnakan untuk meminimalkan praktik-praktik yang tidak terpuji di pemakaian biaya pendidikan," tuturnya.
Dalam peluang yang sama, Ketua KPK Agus Rahardjo menjelaskan, alokasi biaya pendidikan dari Biaya Penghasilan serta Berbelanja Negara (APBN) lumayan besar, yakni 20 %.
Baca juga : Jurusan di UNSAM
Menurut dia, kekuatan penyimpangan biaya pendidikan condong dalam jumlahnya kecil akan tetapi dengan taraf luas. Karena itu, KPK bersama dengan Kemendikbud pun mengevaluasi regulasi-regulasi berkaitan pengawasan biaya pendidikan.
"Semasing pun membuat team untuk lalu lakukan e-monitoring. Itu kelak dimasukkan dalam basis JAGA kita. Semoga kelak dapat lebih dikendalikan pemakaian dana pendidikan di beberapa daerah yang karena desentralisasi Kementerian Pendidikan serta Kebudayaan lalu tangannya tidak sampai ke daerah kelak kita fasilitasi," jelas Agus.
"Harmonisasinya dengan rekan-rekan Kementerian Dalam Negeri dengan rekan-rekan kabupaten serta rekan-rekan propinsi. Jadi jika kita bertemu bersama dengan semoga semua lebih berjalan lebih baik serta keinginan kita memang biaya pendidikan bertambah efisien serta efektif," tutupnya.
Monday, February 11, 2019
Sunday, February 10, 2019
Dua Pecatur Indonesia Berpeluang Raih Norma Grand Master
Kesempatan dua pecatur Indonesia untuk mencapai etika Grand Master (GM) makin terbuka lebar. Pecatur Priasmoro Novendra serta Yoseph Taher mendapatkan point yang cukuplah memberikan keyakinan dalam JAPFA Grand Master and Women Grand Master Tournament yang diadakan di Kota Solo, Jawa Tengah.
Baca juga : Akreditasi Prodi ITB
Pengurus Besar (PB) Persatuan Catur Semua Indonesia (Percasi) Bagian Pembinaan, Kristianus Liem menuturkan, dalam kejuaraan kesempatan ini Novendra memang tampil bagus. Sampai set ke lima, Novendra cuma kalah dari pecatur favorit Rusia, Demchenko Anton. Hingga Novendra telah kantongi tiga point dari lima laga yang diikutinya.
Tidak hanya Novendra, pecatur Indonesia yang lain yang pun mencapai hasil bagus ialah Yoseph Taher. Dalam kejuaraan kesempatan ini, Yoseph pun mencapai tiga point dari lima set yang telah ditempuh. “Keduanya memiliki kesempatan mencapai etika Grand Master,” papar Kristianus Liem di Solo, Jawa Tengah, Minggu (29/4/2018).
Dengan bekas laga yang ada, dianya meyakini Novendra ataupun Yoseph dapat manfaatkan untuk mencapai point penuh. Dengan demikian, Novendra dapat mencapai etika Grand Master ke-2. “Dari perhitungan dengan sembilan set, keseluruhan point yang mesti diraih supaya bisa mencapai etika Grand Master ialah 6,5 point,” katanya.
Baca juga : Akreditasi Prodi POLBAN
Bila dalam sembilan set tidak dapat terwujud, jadi masih tetap ada peluang di set 10. Dengan catatan point yang mesti didapat Novendra pun semakin banyak yaitu 7 point. Bila belum juga terwujud, yang paling akhir di set ke 11 dengan point 7,5 point.
Sesaat, Yoseph Taher memiliki kesempatan mencapai titel etika Grand Master pertamanya. Priasmoro Novendra ataupun Yoseph Taher sekarang ini baru berstatus Fide Master (FM).
Baca juga : Akreditasi Prodi ITB
Pengurus Besar (PB) Persatuan Catur Semua Indonesia (Percasi) Bagian Pembinaan, Kristianus Liem menuturkan, dalam kejuaraan kesempatan ini Novendra memang tampil bagus. Sampai set ke lima, Novendra cuma kalah dari pecatur favorit Rusia, Demchenko Anton. Hingga Novendra telah kantongi tiga point dari lima laga yang diikutinya.
Tidak hanya Novendra, pecatur Indonesia yang lain yang pun mencapai hasil bagus ialah Yoseph Taher. Dalam kejuaraan kesempatan ini, Yoseph pun mencapai tiga point dari lima set yang telah ditempuh. “Keduanya memiliki kesempatan mencapai etika Grand Master,” papar Kristianus Liem di Solo, Jawa Tengah, Minggu (29/4/2018).
Dengan bekas laga yang ada, dianya meyakini Novendra ataupun Yoseph dapat manfaatkan untuk mencapai point penuh. Dengan demikian, Novendra dapat mencapai etika Grand Master ke-2. “Dari perhitungan dengan sembilan set, keseluruhan point yang mesti diraih supaya bisa mencapai etika Grand Master ialah 6,5 point,” katanya.
Baca juga : Akreditasi Prodi POLBAN
Bila dalam sembilan set tidak dapat terwujud, jadi masih tetap ada peluang di set 10. Dengan catatan point yang mesti didapat Novendra pun semakin banyak yaitu 7 point. Bila belum juga terwujud, yang paling akhir di set ke 11 dengan point 7,5 point.
Sesaat, Yoseph Taher memiliki kesempatan mencapai titel etika Grand Master pertamanya. Priasmoro Novendra ataupun Yoseph Taher sekarang ini baru berstatus Fide Master (FM).
Saturday, February 9, 2019
Kubu Prabowo Ngumpul di Solo, Tim Jokowi: Tak Ada Kekhawatiran
Tubuh Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengadakan rapat internal di Hotel Lor In Solo, Jawa Tengah, Jumat (8/2/2019)
Rapat itu didatangi oleh beberapa pejabat BPN Prabowo-Sandi diantaranya Djoko Santoso, Hanafi Rais, Bibit Waluyo, Rachmawati Soekarnoputri, serta Fuad Bawazier. Cawapres (calon wakil presiden) Sandiaga Uno pun ada dalam rapat itu.
Baca juga : Jurusan di UNIMED
Menyikapi rapat itu, tim capres-capres Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menyatakan tidak mempunyai kecemasan. Karena mereka meyakini sebagian besar penduduk Jawa Tengah memberi dukungan Jokowi-Ma'ruf.
"Kita kan tidak cemas sebab tempat yang kami bisa di Jawa Tengah, itu ya jika di rata-rata Pak Jokowi itu telah diatas 60 %," kata Wakil Ketua Team Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (8/2/2019).
Ia juga memandang perihal yang lumrah rapat koalisi BPN Prabowo-Sandi diselenggarakan di Solo. "Itu kan berarti demikian 02 (Prabowo-Sandi) itu konsentrasi ke satu daerah ia mengaku masih tetap begitu rendah," tutur Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.
Baca juga : Jurusan di USU
Namun, Arsul memperingatkan jika penduduk Jawa Tengah biasanya pemilih yang tenang serta memberi dukungan Jokowi. "Jadi, kalau ada pergeseran itu dikit," kata anggota Komisi III DPR ini.
Ia juga menyentuh Penentuan Gubernur serta Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah baru saja ini. "Saat pilgub, Pak Surdiman Said yang diusung Gerindra dan sebagainya itu berpasangannya dengan Ibu Ida Fauziah menjadi Cawagub yang itu mendapatkan dukungan penuh dari PKB dan deretan NU struktural," tuturnya.
Rapat itu didatangi oleh beberapa pejabat BPN Prabowo-Sandi diantaranya Djoko Santoso, Hanafi Rais, Bibit Waluyo, Rachmawati Soekarnoputri, serta Fuad Bawazier. Cawapres (calon wakil presiden) Sandiaga Uno pun ada dalam rapat itu.
Baca juga : Jurusan di UNIMED
Menyikapi rapat itu, tim capres-capres Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menyatakan tidak mempunyai kecemasan. Karena mereka meyakini sebagian besar penduduk Jawa Tengah memberi dukungan Jokowi-Ma'ruf.
"Kita kan tidak cemas sebab tempat yang kami bisa di Jawa Tengah, itu ya jika di rata-rata Pak Jokowi itu telah diatas 60 %," kata Wakil Ketua Team Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (8/2/2019).
Ia juga memandang perihal yang lumrah rapat koalisi BPN Prabowo-Sandi diselenggarakan di Solo. "Itu kan berarti demikian 02 (Prabowo-Sandi) itu konsentrasi ke satu daerah ia mengaku masih tetap begitu rendah," tutur Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.
Baca juga : Jurusan di USU
Namun, Arsul memperingatkan jika penduduk Jawa Tengah biasanya pemilih yang tenang serta memberi dukungan Jokowi. "Jadi, kalau ada pergeseran itu dikit," kata anggota Komisi III DPR ini.
Ia juga menyentuh Penentuan Gubernur serta Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah baru saja ini. "Saat pilgub, Pak Surdiman Said yang diusung Gerindra dan sebagainya itu berpasangannya dengan Ibu Ida Fauziah menjadi Cawagub yang itu mendapatkan dukungan penuh dari PKB dan deretan NU struktural," tuturnya.
Friday, February 8, 2019
Khamenei: 'Matilah Amerika' Berarti Kematian Trump Cs
Pemimpin Paling tinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menjelaskan jargon "Matilah Amerika" ditempatkan pada kejahatan Presiden Amerika Serikat Donald Trump serta rekan-rekannya, bukan pada rakyat Amerika.
Pengakuan Khamenei itu dikatakan dalam satu pidato di komunitas pertemuan perwira Angkatan Hawa Iran. Ia membalas pidato kenegaraan Donald Trump yang menyentuh jargon "Matilah Amerika" yang sering dipekikkan rezim Teheran.
Baca juga : Akreditasi Prodi UNPAD
"AS ialah perwujudan kejahatan, tapi masih tetap merintih saat Anda mengatakan 'Matilah Amerika'," kata Khamenei. Ia lalu menuturkan jika jargon itu dengan spesial membidik beberapa orang yang menyuruh negara, bukan bangsa Amerika.
"Matilah Amerika bermakna kematian buat Trump, John Bolton, serta (Michael) Pompeo," tutur Khamenei, diambil Russia Today, Jumat (8/2/2019). Bolton ialah Penasihat Keamanan Nasional AS, sedang Pompeo ialah Menteri Luar Negeri AS.
Ayatollah Khemenei menjelaskan Iran selalu memakai jargon perang, saat AS masih lakukan tindakan jahat.
Pemerintahan di Washington sekarang ini dipelopori oleh tiga petinggi penting yang dijelaskan dalam pidato Khamenei itu, yaitu Trump, Bolton, Pompeo. Ke-3 pejabat Amerika itu sudah ambil tiap-tiap peluang untuk menuduh Teheran menjadi sponsor negara terorisme yang begitu beresiko buat kehancuran Israel, sekutu paling dekat AS di Timur Tengah.
Trump sudah menarik AS keluar dari persetujuan nuklir Iran 2015 yang diteken Teheran serta enam kemampuan dunia (AS, Rusia, Inggris, Prancis, Jerman serta China). Kesepakatan itu sebenarnya menjadi terobosan dalam menahan Teheran mendapatkan senjata nuklir.
Baca juga : Akreditasi Prodi IPB
Dalam kesepakatan itu, Iran sepakat untuk mengekang program nuklir dengan imbalan pencabutan sangsi atau embargo yang sudah bertahun-tahun menyengsarakan rakyat Iran.
Keluarnya AS dari kesepakatan itu disertai dengan pemberlakukan kembali sangsi Washington pada Teheran yang awal mulanya dicabut.
Ayatollah Khamenei menyebutkan rezim Amerika menjadi satu perwujudan kejahatan serta kekerasan, yang keberadaannya bergantung pada perambahan yang mempunyai tujuan untuk mengamankan keperluannya sendiri.
Pengakuan Khamenei itu dikatakan dalam satu pidato di komunitas pertemuan perwira Angkatan Hawa Iran. Ia membalas pidato kenegaraan Donald Trump yang menyentuh jargon "Matilah Amerika" yang sering dipekikkan rezim Teheran.
Baca juga : Akreditasi Prodi UNPAD
"AS ialah perwujudan kejahatan, tapi masih tetap merintih saat Anda mengatakan 'Matilah Amerika'," kata Khamenei. Ia lalu menuturkan jika jargon itu dengan spesial membidik beberapa orang yang menyuruh negara, bukan bangsa Amerika.
"Matilah Amerika bermakna kematian buat Trump, John Bolton, serta (Michael) Pompeo," tutur Khamenei, diambil Russia Today, Jumat (8/2/2019). Bolton ialah Penasihat Keamanan Nasional AS, sedang Pompeo ialah Menteri Luar Negeri AS.
Ayatollah Khemenei menjelaskan Iran selalu memakai jargon perang, saat AS masih lakukan tindakan jahat.
Pemerintahan di Washington sekarang ini dipelopori oleh tiga petinggi penting yang dijelaskan dalam pidato Khamenei itu, yaitu Trump, Bolton, Pompeo. Ke-3 pejabat Amerika itu sudah ambil tiap-tiap peluang untuk menuduh Teheran menjadi sponsor negara terorisme yang begitu beresiko buat kehancuran Israel, sekutu paling dekat AS di Timur Tengah.
Trump sudah menarik AS keluar dari persetujuan nuklir Iran 2015 yang diteken Teheran serta enam kemampuan dunia (AS, Rusia, Inggris, Prancis, Jerman serta China). Kesepakatan itu sebenarnya menjadi terobosan dalam menahan Teheran mendapatkan senjata nuklir.
Baca juga : Akreditasi Prodi IPB
Dalam kesepakatan itu, Iran sepakat untuk mengekang program nuklir dengan imbalan pencabutan sangsi atau embargo yang sudah bertahun-tahun menyengsarakan rakyat Iran.
Keluarnya AS dari kesepakatan itu disertai dengan pemberlakukan kembali sangsi Washington pada Teheran yang awal mulanya dicabut.
Ayatollah Khamenei menyebutkan rezim Amerika menjadi satu perwujudan kejahatan serta kekerasan, yang keberadaannya bergantung pada perambahan yang mempunyai tujuan untuk mengamankan keperluannya sendiri.
Wednesday, February 6, 2019
DPR Didorong Terbuka Terima Kritikan Soal RUU Permusikan
Ketua DPR Bambang Soesatyo menggerakkan Komisi X DPR untuk dengan terbuka serta transparan dalam terima input materi Perancangan Undang-Undang (RUU) Permusikan dari semua pihak terutamanya musisi.
Maksudnya, katanya, supaya RUU Permusikan bisa menyimpan kebutuhan dari grup musisi serta stakeholder berkaitan di bagian permusikan.
Baca juga : Jurusan di UNSRAT
"Menggerakkan Komisi X DPR RI untuk dengan terbuka serta transparan dalam terima input materi RUU Permusikan dari semua pihak terutamanya musisi," tutur pria yang akrab dipanggil Bamsoet ini dalam info tertulisnya, Senin (4/2/2019).
Orang politik Partai Golkar ini pula menyarankan pada semua susunan penduduk, terutamanya pekerja seni, agar bisa berperan serta dengan memberi input pada materi RUU Permusikan. "Supaya bahasan RUU Permusikan sama dengan yang diharapkan penduduk pekerja seni musik Indonesia," kata bekas ketua komisi III DPR RI ini.
Bamsoet juga menggerakkan beberapa pihak yang menampik pada RUU Permusikan supaya lakukan dialog dengan intensif baik pada penggagas atau ke Komisi X DPR RI. "Supaya didapatkan kesepakatan dalam pengaturan draf RUU Permusikan di Rincian Inventarisasi Permasalahan (DIM)," ujarnya.
Baca juga : Jurusan di UNIMA
Didapati, beberapa musisi lakukan penolakan pada RUU Permusikan, terpenting Masalah 5 serta 50 yang di kuatirkan bisa batasi kebebasan berkarya, Masalah 33 serta 34 mengenai persoalan sertifikasi profesi musisi di kuatirkan akan membuat hierarki di kelompok musisi dan pencinta musik, Masalah 18 mengenai mengkonsumsi musik yang mesti mempunyai izin usaha serta lisensi, Masalah 19 yang mewajibkan musisi Indonesia mengikuti artis mancanegara waktu mengadakan konser, serta Masalah 42 pun mengharuskan hotel, restoran, serta tempat hiburan yang lain untuk mainkan musik tradisionil.
Beberapa musisi yang protes RUU Permusikan salah satunya Penyanyi Band Seringai, Arian, Drumer Band Superman Is Dead, Jerinx serta Ari Lasso.
Maksudnya, katanya, supaya RUU Permusikan bisa menyimpan kebutuhan dari grup musisi serta stakeholder berkaitan di bagian permusikan.
Baca juga : Jurusan di UNSRAT
"Menggerakkan Komisi X DPR RI untuk dengan terbuka serta transparan dalam terima input materi RUU Permusikan dari semua pihak terutamanya musisi," tutur pria yang akrab dipanggil Bamsoet ini dalam info tertulisnya, Senin (4/2/2019).
Orang politik Partai Golkar ini pula menyarankan pada semua susunan penduduk, terutamanya pekerja seni, agar bisa berperan serta dengan memberi input pada materi RUU Permusikan. "Supaya bahasan RUU Permusikan sama dengan yang diharapkan penduduk pekerja seni musik Indonesia," kata bekas ketua komisi III DPR RI ini.
Bamsoet juga menggerakkan beberapa pihak yang menampik pada RUU Permusikan supaya lakukan dialog dengan intensif baik pada penggagas atau ke Komisi X DPR RI. "Supaya didapatkan kesepakatan dalam pengaturan draf RUU Permusikan di Rincian Inventarisasi Permasalahan (DIM)," ujarnya.
Baca juga : Jurusan di UNIMA
Didapati, beberapa musisi lakukan penolakan pada RUU Permusikan, terpenting Masalah 5 serta 50 yang di kuatirkan bisa batasi kebebasan berkarya, Masalah 33 serta 34 mengenai persoalan sertifikasi profesi musisi di kuatirkan akan membuat hierarki di kelompok musisi dan pencinta musik, Masalah 18 mengenai mengkonsumsi musik yang mesti mempunyai izin usaha serta lisensi, Masalah 19 yang mewajibkan musisi Indonesia mengikuti artis mancanegara waktu mengadakan konser, serta Masalah 42 pun mengharuskan hotel, restoran, serta tempat hiburan yang lain untuk mainkan musik tradisionil.
Beberapa musisi yang protes RUU Permusikan salah satunya Penyanyi Band Seringai, Arian, Drumer Band Superman Is Dead, Jerinx serta Ari Lasso.
Sunday, February 3, 2019
6.000 Kepala Keluarga di Bekasi Masih BAB di Sungai
Sekitar 6.000 kepala rumah tangga di Kota Bekasi masih tetap buang air besar (BAB) di sungai lewat jamban. Keadaan ini hampir berlangsung di 50 kelurahan se-Kota Bekasi. Tragisnya, pemerintah daerah cuma diam serta tidak memfasilitasinya.
Kabid Kesehatan Penduduk, Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Fevi Herawati menjelaskan, cuma enam kelurahan yang dikatakan tidak BAB asal-asalan atau mengaplikasikan skema open defection free (ODF). "Untuk enam kelurahan itu saat ini mengaplikasikan gaya hidup sehat dengan buang feses melalui septic tank," kata Fevi pada wartawan Senin (21/1/2019).
Mengenai enam kelurahan yang mengaplikasikan skema ODF ialah Kelurahan Jatibening, Kotabaru, Jatikarya, Bojong Rawalumbu, Arenjaya serta Pengasinan. Satu kelurahan yang belumlah menarapkan ODF ialah Margahayu di Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Disana ada 205 KK yang belumlah mempunyai septic tank untuk menyimpan feses.
Baca juga : Akreditasi Prodi UIN JKT
Hingga, katanya, mereka buang kotorannya ke kali belakang tempat tinggalnya melalui jamban. Menurutnya, pemicu penting pola hidup penduduk semacam ini sebab kurangnya perekonomian serta pengetahuan mereka. Mereka sangat gampang memercayakan kali yang berada di dekat tempat tinggalnya, hingga malas bangun septic tank.
"Gaya hidup semacam ini dapat menyebabkan pencemaran lingkungan diantaranya kualitas air serta mempermudah penyebaran penyakit melalui serangga lalat," katanya.
Pemkot Bekasi mencatat ada 20 mtr. kubik feses manusia yang dibuat penduduk ditempat. Pemerintah lalu mengharuskan semua masyarakatnya, baik perorangan serta perusahaan property mempunyai pemrosesan air sampah domestik sesuai dengan Standard Nasional Indonesia (SNI). Perihal ini mempunyai tujuan supaya kualitas air tanah serta air permukaan masih terbangun.
Pemerintah pun sudah membuat payung hukum untuk mengendalikan penyedotan sampah domestik yang tertuang di Ketentuan Daerah Nomer 09/2018 mengenai Retribusi Daerah. Ketentuan itu menguraikan klasifikasi tarif berdasar pada dengan type tempat tinggal mereka.
Untuk tempat tinggal bertipe subsidi (Perumnas) pemerintah mengambil keputusan tarif sebesar Rp50.000 per mtr. kubik, perumahan menengah sebesar Rp70.000 per mtr. kubik, dan real estate sebesar Rp100.000 per mtr. kubik. Sedang untuk bangunan seperti asrama, kantor, instansi pendidikan, dipakai tarif sebesar Rp75.000 per mtr. kubik.
Baca juga : Akreditasi Prodi PNJ
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati memberikan, sebenarnya di tingkat Jawa Barat daerah Kota Bekasi masuk rangking ke-2 dengan kelompok mempunyai akses pada jamban sehat."Jamban sehat itu disaksikan dari akses penduduk pada tersedianya jamban," tuturnya.
Sekarang ini, lanjut ia, Kota Bekasi telah sampai 98% masyarakatnya memiliki akses pada jamban sehat. Cuma 2 % atau seputar 6.000 KK yang belumlah memiliki jamban sehat. Ditambah lagi, lembaganya sudah memberi dukungan progam Geser si Jahat (Pergerakan Seribu Rupiah Sediakan Jamban Sehat).
Kabid Kesehatan Penduduk, Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Fevi Herawati menjelaskan, cuma enam kelurahan yang dikatakan tidak BAB asal-asalan atau mengaplikasikan skema open defection free (ODF). "Untuk enam kelurahan itu saat ini mengaplikasikan gaya hidup sehat dengan buang feses melalui septic tank," kata Fevi pada wartawan Senin (21/1/2019).
Mengenai enam kelurahan yang mengaplikasikan skema ODF ialah Kelurahan Jatibening, Kotabaru, Jatikarya, Bojong Rawalumbu, Arenjaya serta Pengasinan. Satu kelurahan yang belumlah menarapkan ODF ialah Margahayu di Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Disana ada 205 KK yang belumlah mempunyai septic tank untuk menyimpan feses.
Baca juga : Akreditasi Prodi UIN JKT
Hingga, katanya, mereka buang kotorannya ke kali belakang tempat tinggalnya melalui jamban. Menurutnya, pemicu penting pola hidup penduduk semacam ini sebab kurangnya perekonomian serta pengetahuan mereka. Mereka sangat gampang memercayakan kali yang berada di dekat tempat tinggalnya, hingga malas bangun septic tank.
"Gaya hidup semacam ini dapat menyebabkan pencemaran lingkungan diantaranya kualitas air serta mempermudah penyebaran penyakit melalui serangga lalat," katanya.
Pemkot Bekasi mencatat ada 20 mtr. kubik feses manusia yang dibuat penduduk ditempat. Pemerintah lalu mengharuskan semua masyarakatnya, baik perorangan serta perusahaan property mempunyai pemrosesan air sampah domestik sesuai dengan Standard Nasional Indonesia (SNI). Perihal ini mempunyai tujuan supaya kualitas air tanah serta air permukaan masih terbangun.
Pemerintah pun sudah membuat payung hukum untuk mengendalikan penyedotan sampah domestik yang tertuang di Ketentuan Daerah Nomer 09/2018 mengenai Retribusi Daerah. Ketentuan itu menguraikan klasifikasi tarif berdasar pada dengan type tempat tinggal mereka.
Untuk tempat tinggal bertipe subsidi (Perumnas) pemerintah mengambil keputusan tarif sebesar Rp50.000 per mtr. kubik, perumahan menengah sebesar Rp70.000 per mtr. kubik, dan real estate sebesar Rp100.000 per mtr. kubik. Sedang untuk bangunan seperti asrama, kantor, instansi pendidikan, dipakai tarif sebesar Rp75.000 per mtr. kubik.
Baca juga : Akreditasi Prodi PNJ
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati memberikan, sebenarnya di tingkat Jawa Barat daerah Kota Bekasi masuk rangking ke-2 dengan kelompok mempunyai akses pada jamban sehat."Jamban sehat itu disaksikan dari akses penduduk pada tersedianya jamban," tuturnya.
Sekarang ini, lanjut ia, Kota Bekasi telah sampai 98% masyarakatnya memiliki akses pada jamban sehat. Cuma 2 % atau seputar 6.000 KK yang belumlah memiliki jamban sehat. Ditambah lagi, lembaganya sudah memberi dukungan progam Geser si Jahat (Pergerakan Seribu Rupiah Sediakan Jamban Sehat).
Friday, February 1, 2019
Program Sinergi BUMN Sambung Listrik Gratis Merambah ke Jatim
Kolaborasi Tubuh Usaha Punya Negara (BUMN) untuk membiayai program penyambungan listrik buat Rumah Tangga Tidak Dapat sekarang sudah merambah ke Jawa Timur (Jawa timur) sebelumnya setelah mengarah Jawa Barat (Jawa barat). Menteri BUMN Rini Soemarno lakukan simbolisasi penyalaan sambung listrik gratis pada Desa Mojopurno serta Desa Cepoko di Magetan.
Baca juga : Jurusan di UBB
Dalam ke-2 Desa itu, program ini sudah terpasang di 24 rumah keluarga miskin serta rawan miskin00, yang awal mulanya menumpang listrik tetangga. Gagasannya, di Jawa Timur program ini akan mengarah sekitar 128.098 keluarga kurang dapat yang tempat tinggalnya belumlah tersambung listrik PLN. Angka itu didapat berdasar pada data Team Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).
"Dengan pertolongan sambungan listrik lewat Kolaborasi BUMN pada penduduk, masyarakat seutuhnya akan nikmati listrik langsung dari PLN. Ini tentu saja begitu menolong penduduk untuk memperoleh akses listrik dengan penuh serta menyokong pekerjaan ekonomi rumah tangganya," kata Menteri Rini, Jumat (1/2/2019).
Awal mulanya, program kolaborasi 35 BUMN ini sudah sukses lakukan sambungan listrik gratis buat lebih dari 100 ribu keluarga miskin serta rawan miskin Jawa Barat. Kolaborasi BUMN ini mempunyai tujuan untuk menggerakkan percepatan program penambahan rasio elektrifikasi.
Baca juga : Jurusan di UNIB
Sekitar 35 BUMN itu yaitu PLN, BNI, BRI, Pertamina, Bank Mandiri, Telkom, Angkasa Pura II, Pelindo II, BTN, Pupuk Indonesia, Wijaya Karya, PT PP, PGN, Waskita Karya, Pegadaian, PTPN III, Antam, Layanan Marga, Layanan Raharja, Taspen, Airnav, Askrindo. Diluar itu, Jasindo, ASDP Indonesia, Perum Bulog, Jamkrindo, Biofarma, Semen Indonesia, Hutama Karya, Kereta Api Indonesia, Dahana, Perhutani, Pindad, Pos Indonesia serta Jiwasraya.
Dalam wujudkan program itu, BUMN setuju untuk bersinergi menjadi usaha jamin terlaksananya penyambungan listrik buat penduduk tidak dapat. Jumlahnya penduduk kurang dapat yang diambil untuk memperoleh listrik itu diputuskan berdasar pada data Team Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).
Baca juga : Jurusan di UBB
Dalam ke-2 Desa itu, program ini sudah terpasang di 24 rumah keluarga miskin serta rawan miskin00, yang awal mulanya menumpang listrik tetangga. Gagasannya, di Jawa Timur program ini akan mengarah sekitar 128.098 keluarga kurang dapat yang tempat tinggalnya belumlah tersambung listrik PLN. Angka itu didapat berdasar pada data Team Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).
"Dengan pertolongan sambungan listrik lewat Kolaborasi BUMN pada penduduk, masyarakat seutuhnya akan nikmati listrik langsung dari PLN. Ini tentu saja begitu menolong penduduk untuk memperoleh akses listrik dengan penuh serta menyokong pekerjaan ekonomi rumah tangganya," kata Menteri Rini, Jumat (1/2/2019).
Awal mulanya, program kolaborasi 35 BUMN ini sudah sukses lakukan sambungan listrik gratis buat lebih dari 100 ribu keluarga miskin serta rawan miskin Jawa Barat. Kolaborasi BUMN ini mempunyai tujuan untuk menggerakkan percepatan program penambahan rasio elektrifikasi.
Baca juga : Jurusan di UNIB
Sekitar 35 BUMN itu yaitu PLN, BNI, BRI, Pertamina, Bank Mandiri, Telkom, Angkasa Pura II, Pelindo II, BTN, Pupuk Indonesia, Wijaya Karya, PT PP, PGN, Waskita Karya, Pegadaian, PTPN III, Antam, Layanan Marga, Layanan Raharja, Taspen, Airnav, Askrindo. Diluar itu, Jasindo, ASDP Indonesia, Perum Bulog, Jamkrindo, Biofarma, Semen Indonesia, Hutama Karya, Kereta Api Indonesia, Dahana, Perhutani, Pindad, Pos Indonesia serta Jiwasraya.
Dalam wujudkan program itu, BUMN setuju untuk bersinergi menjadi usaha jamin terlaksananya penyambungan listrik buat penduduk tidak dapat. Jumlahnya penduduk kurang dapat yang diambil untuk memperoleh listrik itu diputuskan berdasar pada data Team Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).
Subscribe to:
Posts (Atom)