Rumah masyarakat di Asrama Karyawan Dinas Lingkungan Hidup, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, rusak kronis karena diterjang angin kencang. Berdasar pada beberapa ciri angin itu, disangka bukan termasuk juga puting beliung.
Baca juga: Jurusan di UPH
Kepala Sisi Humas BMKG Hary Tirto Jatmiko mengatakan, angin kencang yang berhembus di daerah Semper Barat, bukan angin puting beliung. Karena, jika type angin puting beliung, jadi angin yang berhembus tentu dibarengi hujan deras. Sedang waktu peristiwa di Asrama Karyawan Dinas Lingkungan Hidup, Semper Barat, Selasa tempo hari, cuaca saat itu cerah.
“Saya belumlah pastikan pemicu momen angin kencang, tetapi jika dari cirinya bukan puting beliung,” tutur Hary, Rabu (10/10/2018).
Hary mengkaji, peristiwa yang berlangsung dikarenakan turbulensi, atau kecepatan saluran hawa serta atau arah pergerakannya beralih secara cepat.
"Turbulensi dikarenakan terdapatnya pergantian arah angin yang tidak diduga. yakni saat arah angin beralih mendadak, baik dengan horizontal ataupun vertikal dalam jarak yang dekat," jelas Hary.
Baca juga: Jurusan di USAKTI
Hary meneruskan, kejadian turbulensi adalah kejadian alamiah yang relatif cukuplah seringkali berlangsung. Saat itu angin yang hadir ada di lingkung sempit.
"Skalanya begitu lokal. Jika bangunan non permanen atau semi permanen, jadi bisa bisa saja untuk terdampak," tutup Hary.
Wednesday, October 10, 2018
Tuesday, October 9, 2018
DKI Belum Bahas Revisi Perda Terkait Rencana Legalisasi Becak
Pemprov DKI Jakarta sampai belumlah mengulas revisi Ketentuan Daerah (Perda) Nomer 8/2007 mengenai Ketertiban Umum (Tibum) untuk melegalkan operasi becak. DKI ingin ada ketentuan untuk operasional becak yang tidak mengganggu ketertiban umum.
Baca juga: Akreditasi Prodi STTT
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan, revisi Perda mengenai Becak masih juga dalam bentuk saran, belumlah bahasan. Menurut dia, jika telah masuk bahasan, baru tampak ide pengaturan becak di Jakarta.
Akan tetapi, utamanya lokasi operasi becak tidak akan keluar dari yang ada sekarang ini.
"Saya ingin mengendalikan supaya ada kepastian hukum, ada perlindungan hingga mereka dapat hidup dengan wajar di Kota ini. Janganlah dibayangkan lalu mereka akan berkeliling-keliling dimana saja," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, pada Selasa, 9 Oktober 2018.
Anies menuturkan, kehadiran becak ramai dibicarakan pada Desember tahun kemarin. Sekarang ini sudah ada hampir 10 bulan tidak dibicarakan, tapi apa becak tidak beroperasi. Mereka, masih beroperasi sehari-hari. Jadi, walau dibicarakan atau tidak, becak masih beroperasi di Jakarta tanpa ketentuan serta jadi subyek semua jenis desakan dan pemerasan.
Karena itu, lanjut Anies, pihaknya ingin mengendalikan operasional becak di lokasi yang benar, pas serta sama dengan keperluan penduduk lokasi seputar. Hingga Jakarta itu memberi peluang untuk semua.
Baca juga: Akreditasi Prodi STMI
Ia minta pertolongan dari semua penduduk dengan seimbang serta janganlah dibuat seakan-akan becak ingin merdeka lagi di Jakarta lantas dibayangkan kembali pada Jalan Thamrin, Sudirman dan lain-lain. "Serta ini seperti saya jelaskan pada Desember lantas ialah layanan. Layanan itu bila tidak ada yang memakai, ya tidak akan laris. Karenanya ditata menjadi profesi yang berada di wilayah-wilayah spesifik. Nah itu yang tengah diusulkan. Kita lihat kelak perubahannya," katanya.
Baca juga: Akreditasi Prodi STTT
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan, revisi Perda mengenai Becak masih juga dalam bentuk saran, belumlah bahasan. Menurut dia, jika telah masuk bahasan, baru tampak ide pengaturan becak di Jakarta.
Akan tetapi, utamanya lokasi operasi becak tidak akan keluar dari yang ada sekarang ini.
"Saya ingin mengendalikan supaya ada kepastian hukum, ada perlindungan hingga mereka dapat hidup dengan wajar di Kota ini. Janganlah dibayangkan lalu mereka akan berkeliling-keliling dimana saja," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, pada Selasa, 9 Oktober 2018.
Anies menuturkan, kehadiran becak ramai dibicarakan pada Desember tahun kemarin. Sekarang ini sudah ada hampir 10 bulan tidak dibicarakan, tapi apa becak tidak beroperasi. Mereka, masih beroperasi sehari-hari. Jadi, walau dibicarakan atau tidak, becak masih beroperasi di Jakarta tanpa ketentuan serta jadi subyek semua jenis desakan dan pemerasan.
Karena itu, lanjut Anies, pihaknya ingin mengendalikan operasional becak di lokasi yang benar, pas serta sama dengan keperluan penduduk lokasi seputar. Hingga Jakarta itu memberi peluang untuk semua.
Baca juga: Akreditasi Prodi STMI
Ia minta pertolongan dari semua penduduk dengan seimbang serta janganlah dibuat seakan-akan becak ingin merdeka lagi di Jakarta lantas dibayangkan kembali pada Jalan Thamrin, Sudirman dan lain-lain. "Serta ini seperti saya jelaskan pada Desember lantas ialah layanan. Layanan itu bila tidak ada yang memakai, ya tidak akan laris. Karenanya ditata menjadi profesi yang berada di wilayah-wilayah spesifik. Nah itu yang tengah diusulkan. Kita lihat kelak perubahannya," katanya.
Monday, October 8, 2018
Dari Sumatera Utara, Jokowi Akan Bertolak ke Padang
Presiden Joko Widodo memulai hari ke-2 kunjungan kerjanya di Propinsi Sumatra Utara dengan memberi orasi ilmiah dalam rencana Dies Natalis ke-66 Kampus Sumatera Utara (USU).
Baca juga: Biaya Kuliah UNIMA - Biaya UKT UNIMA
Deputi Bagian Protokol, Wartawan, serta Alat Sekretariat Presiden, Bey Machmudin menyampaikan, serangkaian acara setelah itu, Presiden akan ke arah Kantor Bupati Deli Serdang untuk lakukan Rapat Pengaturan Pengendalian Program Pembangunan serta Pemberdayaan Penduduk Desa.
"Setelah makan siang, Presiden lalu akan ke arah Pondok Pesantren Mawaridussalam, Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang untuk meluncurkan program Bank Wakaf Mikro Mawaridussalam," kata Bey lewat info tercatat yang di terima SINDOnews, Senin (8/10/2018).
Pada sore harinya, lanjut Bey, lewat Bandara Internasional Kualanamu, Presiden akan terlepas landas ke arah Bandara Internasional Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman.
Di Kota Padang, Presiden dijadwalkan untuk resmikan pembukaan Rapat Kerja Nasional XXVIII Ikatan Wanita Entrepreneur Indonesia Tahun 2018.
Tuntas acara, Presiden serta rombongan akan ke arah Bandara Internasional Minangkabau untuk lalu kembali pada Jakarta.
Baca juga: Biaya Kuliah UNLAM - Biaya UKT UNLAM
Awal mulanya, Minggu 7 Oktober 2018, Jokowi hadir ke Istana Maimun, Medan. Ia diterima Sri Paduka Sultan Deli, Yang Mulia Pemangku Sultan Deli, serta Datuk Empat Suku menyongsong hangat kehadiran Presiden serta rombongan.
Dalam kunjungan itu, Jokowi terima penganugerahan Titel Kebiasaan Tuanku Sri Indra Utama Junjungan Negeri dari Kesultanan Deli.
Baca juga: Biaya Kuliah UNIMA - Biaya UKT UNIMA
Deputi Bagian Protokol, Wartawan, serta Alat Sekretariat Presiden, Bey Machmudin menyampaikan, serangkaian acara setelah itu, Presiden akan ke arah Kantor Bupati Deli Serdang untuk lakukan Rapat Pengaturan Pengendalian Program Pembangunan serta Pemberdayaan Penduduk Desa.
"Setelah makan siang, Presiden lalu akan ke arah Pondok Pesantren Mawaridussalam, Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang untuk meluncurkan program Bank Wakaf Mikro Mawaridussalam," kata Bey lewat info tercatat yang di terima SINDOnews, Senin (8/10/2018).
Pada sore harinya, lanjut Bey, lewat Bandara Internasional Kualanamu, Presiden akan terlepas landas ke arah Bandara Internasional Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman.
Di Kota Padang, Presiden dijadwalkan untuk resmikan pembukaan Rapat Kerja Nasional XXVIII Ikatan Wanita Entrepreneur Indonesia Tahun 2018.
Tuntas acara, Presiden serta rombongan akan ke arah Bandara Internasional Minangkabau untuk lalu kembali pada Jakarta.
Baca juga: Biaya Kuliah UNLAM - Biaya UKT UNLAM
Awal mulanya, Minggu 7 Oktober 2018, Jokowi hadir ke Istana Maimun, Medan. Ia diterima Sri Paduka Sultan Deli, Yang Mulia Pemangku Sultan Deli, serta Datuk Empat Suku menyongsong hangat kehadiran Presiden serta rombongan.
Dalam kunjungan itu, Jokowi terima penganugerahan Titel Kebiasaan Tuanku Sri Indra Utama Junjungan Negeri dari Kesultanan Deli.
Saturday, October 6, 2018
Puluhan Kendaraan Hias Semarakkan Pawai Ta'aruf MTQN ke-27 di Medan
Beberapa puluh kendaraan hias dari beberapa daerah se-Indonesia meramaikan Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke 27 di Jalan Diponegoro Medan, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (6/10/2018).
Baca juga: Akreditasi Prodi POLINDRA
Beberapa ribu orang perwakilan dari semua propinsi di Indonesia, Organisasi Piranti Daerah, BUMD, BUMN, TNI serta Polri ikut juga dalam pawai itu. Ada pula marching band dari beberapa sekolah di Sumut, yang ikut menyemarakkan pawai ta’aruf itu. Gagasannya MTQN ke 27 ini akan di buka sah oleh Presiden Joko Widodo, Minggu (7/10/2018) malam di Astaka MTQN 27 di Jalan Pancing/Willem Iskandar Medan.
Pawai ta’aruf ini dilepaskan dengan sah oleh Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi bersama istri, didampingi Wakil Gubernur (Wakil gubernur) Sumut, Musa Rajekshah bersama istri di muka Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Medan. Ikut ada juga Wali Kota Medan Dzulmi Eldin bersama istri, deretan OPD Pemprov Sumut serta Pemko Medan.
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi ajak penduduk Sumut untuk mensukseskan MTQN sebab ini adalah syiar agama. Peserta pawai berjalan bersama-sama dari depan kantor Gubernur Sumut serta selesai di Lapangan Benteng Medan.
"47 tahun lantas hajatan ini berlangsung di Sumatera Utara serta saat ini kembali di tahun 2018. Mari kita saling sukseskan syiar ini dengan cinta kasih, sebab kita saling bangsa Indonesia," kata Edy.
Didapati, MTQN kesempatan ini dibarengi 2.560 peserta dari semua Indonesia. Tidak hanya di Ajang Utama (Astaka) di Jalan Pancing, musabaqah juga dikerjakan di beberapa tempat seperti Asrama Haji, Istana Maimun, Masjid Raya Medan serta Lapangan Merdeka.
Baca juga: Akreditasi Prodi UNSIL
MTQN akan selesai pada tanggal 13 Oktober 2018 yang gagasannya akan ditutup Wakil Presiden Jusuf Kalla. Diskedulkan beberapa kafilah MTQN XXVII akan tinggalkan Sumut pada tanggal 14 Oktober 2018.
Baca juga: Akreditasi Prodi POLINDRA
Beberapa ribu orang perwakilan dari semua propinsi di Indonesia, Organisasi Piranti Daerah, BUMD, BUMN, TNI serta Polri ikut juga dalam pawai itu. Ada pula marching band dari beberapa sekolah di Sumut, yang ikut menyemarakkan pawai ta’aruf itu. Gagasannya MTQN ke 27 ini akan di buka sah oleh Presiden Joko Widodo, Minggu (7/10/2018) malam di Astaka MTQN 27 di Jalan Pancing/Willem Iskandar Medan.
Pawai ta’aruf ini dilepaskan dengan sah oleh Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi bersama istri, didampingi Wakil Gubernur (Wakil gubernur) Sumut, Musa Rajekshah bersama istri di muka Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Medan. Ikut ada juga Wali Kota Medan Dzulmi Eldin bersama istri, deretan OPD Pemprov Sumut serta Pemko Medan.
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi ajak penduduk Sumut untuk mensukseskan MTQN sebab ini adalah syiar agama. Peserta pawai berjalan bersama-sama dari depan kantor Gubernur Sumut serta selesai di Lapangan Benteng Medan.
"47 tahun lantas hajatan ini berlangsung di Sumatera Utara serta saat ini kembali di tahun 2018. Mari kita saling sukseskan syiar ini dengan cinta kasih, sebab kita saling bangsa Indonesia," kata Edy.
Didapati, MTQN kesempatan ini dibarengi 2.560 peserta dari semua Indonesia. Tidak hanya di Ajang Utama (Astaka) di Jalan Pancing, musabaqah juga dikerjakan di beberapa tempat seperti Asrama Haji, Istana Maimun, Masjid Raya Medan serta Lapangan Merdeka.
Baca juga: Akreditasi Prodi UNSIL
MTQN akan selesai pada tanggal 13 Oktober 2018 yang gagasannya akan ditutup Wakil Presiden Jusuf Kalla. Diskedulkan beberapa kafilah MTQN XXVII akan tinggalkan Sumut pada tanggal 14 Oktober 2018.
Thursday, October 4, 2018
Dekrenasda Kutai Barat Dorong Kerajinan Tenun ke Internasional
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kutai Barat menggerakkan sentral kerajinan usaha kecil menengah (UKM) dari Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, seperti tenun Doyo serta sulam Tumpar sampai dapat dipasarkan ke luar negeri.
Ketua Dekranasda Kutai Barat Yayuk Seri Rahayu menyampaikan kekuatan pariwisata ataupun sentra ekonomi kerakyatan di Kabupaten Kutai Barat lumayan besar. Akan tetapi belum juga di kembangkan serta cuma diketahui oleh market share dari dalam negeri saja.
Baca juga: Biaya Kuliah UNHAS - Biaya UKT UNHAS
"Karena itu kami berupaya mengenalkan tenun Doyo serta sulam Tumpar yang adalah kearifan lokal dari Kutai Barat," kata Yayuk pada beberapa media di Jakarta, Kamis (4/10/2018).
Dekranasda Kutai Barat bekerja bersama dengan entrepreneur batubara Lia Candrasari mengadakan acara pagelaran seni serta budaya yang bertopik "The Beauty of West Kutai" di Hotel Indonesia Kempinski. Acara ini mempunyai tujuan untuk mengusung warisan budaya serta meningkatkan karya perajin lokal.
"Saya mengharap perajin lokal dapat didorong, kami memiliki misi mengenalkan tenun Doyo serta sulam Tumpar sampai ke mancanegara," tuturnya.
Pada acara pergelaran budaya serta seni itu juga ikut diselenggarakan pemaran baju karya desainer Billy Tjong yang memakai tenun Doyo serta sulam Tumpar. Semua baju yang dipamerkan itu dapat juga dibeli langsung lewat situs berbelanja online Madeind.
Baca juga: Biaya Kuliah UNILA - Biaya UKT UNILA
Selain itu, Bupati Kutai Barat Fransiskus Xaverius Yapan memberikan pergelaran acara seni serta budaya ini adalah usaha pemerintah daerah (pemda) untuk menggerakkan ekonomi kreatif terutamanya di lokasi Kutai Barat. Dia juga mengharap dengan terselenggaranya acara ini akan menggerakkan terciptanya gerakan perekonomian kerakyatan.
"Saya mengaharapkan acara ini dapat mengenalkan kekuatan ekonomi ataupun wisata di Kutai Barat, hingga menggerakkan ekonomi daerah serta tingkatkan daya beli penduduk," katanya.
Ketua Dekranasda Kutai Barat Yayuk Seri Rahayu menyampaikan kekuatan pariwisata ataupun sentra ekonomi kerakyatan di Kabupaten Kutai Barat lumayan besar. Akan tetapi belum juga di kembangkan serta cuma diketahui oleh market share dari dalam negeri saja.
Baca juga: Biaya Kuliah UNHAS - Biaya UKT UNHAS
"Karena itu kami berupaya mengenalkan tenun Doyo serta sulam Tumpar yang adalah kearifan lokal dari Kutai Barat," kata Yayuk pada beberapa media di Jakarta, Kamis (4/10/2018).
Dekranasda Kutai Barat bekerja bersama dengan entrepreneur batubara Lia Candrasari mengadakan acara pagelaran seni serta budaya yang bertopik "The Beauty of West Kutai" di Hotel Indonesia Kempinski. Acara ini mempunyai tujuan untuk mengusung warisan budaya serta meningkatkan karya perajin lokal.
"Saya mengharap perajin lokal dapat didorong, kami memiliki misi mengenalkan tenun Doyo serta sulam Tumpar sampai ke mancanegara," tuturnya.
Pada acara pergelaran budaya serta seni itu juga ikut diselenggarakan pemaran baju karya desainer Billy Tjong yang memakai tenun Doyo serta sulam Tumpar. Semua baju yang dipamerkan itu dapat juga dibeli langsung lewat situs berbelanja online Madeind.
Baca juga: Biaya Kuliah UNILA - Biaya UKT UNILA
Selain itu, Bupati Kutai Barat Fransiskus Xaverius Yapan memberikan pergelaran acara seni serta budaya ini adalah usaha pemerintah daerah (pemda) untuk menggerakkan ekonomi kreatif terutamanya di lokasi Kutai Barat. Dia juga mengharap dengan terselenggaranya acara ini akan menggerakkan terciptanya gerakan perekonomian kerakyatan.
"Saya mengaharapkan acara ini dapat mengenalkan kekuatan ekonomi ataupun wisata di Kutai Barat, hingga menggerakkan ekonomi daerah serta tingkatkan daya beli penduduk," katanya.
Tuesday, October 2, 2018
Perindo Bekali Ibu-Ibu PKK dan Posyandu Bekasi Ilmu Usaha Rumahan
Praktisi serta pegiat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) nasional Henky Eko Sriyantono share pengetahuan sukses usaha rumahan pada ibu-ibu PKK serta Posyandu Seruni RW 12 komplek TVRI Poris Kelurahan Jatirahayu Kecamatan Pondok Melati Kota Bekasi, Selasa (2/10/2018).
Ditempat ini Henky Eko Sriyantono memberi kursus cooking class serta mengawali usaha rumahan bersama dengan Astri Indrayana praktisi UMKM kota Bekasi.
Baca juga: Akreditasi Prodi POLBAN
Rutinitas yang dikerjakan Henky Eko Sriyantono itu adalah sisi dari pergerakan bangun kemandirian ekonomi keluarga lewat pemberdayaan UMKM. Beberapa puluh golongan ibu ketertarikan ikuti pekerjaan itu sebab di ajarkan bagaimana memproses makanan sampai jadi usaha kecil nanti.
"Ketertarikan mereka tinggi sekali sebab di acara itu beberapa ibu-ibu saya beri resep rahasia membuat fried chiken serta bolu gulung dan bagaimanakah cara mewujudkannya jadi usaha rumahan," tutur Henky Eko Sriyantono.
Menurut calon anggota legislatif (calon legislatif) DPR RI nomer urut 1 Dapil Jawa barat 6 (kota Bekasi serta kota Depok) dari Partai Perindo ini, dalam kursus itu ibu-ibu begitu aktif menanyakan serta langsung turut ikut serta dalam proses pembuatan makanan yang dapat jadikan usaha.
Henky Eko Sriyantono menyampaikan, di tiap-tiap kursus yang dikasihkan, ketertarikan ibu-ibu memang cukuplah tinggi. Awal mulanya Henky Eko Sriyantono telah memberi kursus untuk beberapa komune ibu-ibu di Kota Bekasi serta Depok. salah satunya di lokasi Keinginan Jaya, Pekayon, Bekasi Jaya, Taman Galaxi, Bintara Jakasetia, Bekasi Utara, Beji Permai, Cinere Depok, serta Medan Satria.
Diluar itu, komune penjual kue, komune go kitchen, komune pengajian ukhtifillah, komune koperasi syariah ukhuwah Pro IBU, komune RKMM (resep kue makanan & minuman), Sempurna Keinginan Regency, Duta Keinginan, Tytian Kencana, Kranggan Permai, Jatisari Permai, Pondok Partner Lestari, Grand Depok City, komune pengajian annisa darrurozaq, Jatimekar, Kayuringin Jaya, Pondok Melati, Margajaya, Keinginan Jaya, dan sebagainya.
Mewakili peserta yang turut, Ketua PKK RW 12 Komplek TVRI Poris kelurahan Jatirahayu Ibu Tin mengemukakan perasaan puasnya, "ini adalah kursus yang dinanti-nantikan oleh ibu-ibu PKK serta Posyandu supaya bisa naik kelas upayanya hingga dapat lebih produktif serta mandiri dengan ekonomi," katanya.
Baca juga: Akreditasi Prodi UNSIKA
Selain itu, Ketua Posyandu Seruni RW.12, Indawati Nuryan menilainya program pemberdayaan yang dikerjakan Henky Eko Sriyantono ini begitu berguna dalam bangun kemandirian ekonomi keluarga. Karena itu, pekerjaan seperti ini mesti selalu dikerjakan, sebab banyak masyarakat inginkan kursus semacam ini. "Ibu-ibu begitu ketertarikan dengan pekerjaan ini, ditambah lagi yang memberi kursus itu ialah pengiat UMKM yang sukses di Indonesia," tegasnya.
Henky Eko Sriyantono mengharap, sesudah ikuti kursus ini ibu-ibu dapat mengawali membuka usaha rumahan untuk meningkatkan penghasilan keluarga atau sangat tidak dapat berguna untuk keluarga didalam rumah dengan mendatangkan makanan sehat serta higienis. Selain itu supaya semasing peserta dapat lebih produktif serta mandiri.
"Sebab arah kami memang itu, terciptanya kemandirian ekonomi keluarga lewat bidang UMKM, sebab Perindo yang perduli pada penduduk sekarang ini," tutup Henky yang sebagai Wasekjen DPP Partai Perindo serta Ketua Umum Pergerakan Kemandirian Ekonomi Keluarga.
Ditempat ini Henky Eko Sriyantono memberi kursus cooking class serta mengawali usaha rumahan bersama dengan Astri Indrayana praktisi UMKM kota Bekasi.
Baca juga: Akreditasi Prodi POLBAN
Rutinitas yang dikerjakan Henky Eko Sriyantono itu adalah sisi dari pergerakan bangun kemandirian ekonomi keluarga lewat pemberdayaan UMKM. Beberapa puluh golongan ibu ketertarikan ikuti pekerjaan itu sebab di ajarkan bagaimana memproses makanan sampai jadi usaha kecil nanti.
"Ketertarikan mereka tinggi sekali sebab di acara itu beberapa ibu-ibu saya beri resep rahasia membuat fried chiken serta bolu gulung dan bagaimanakah cara mewujudkannya jadi usaha rumahan," tutur Henky Eko Sriyantono.
Menurut calon anggota legislatif (calon legislatif) DPR RI nomer urut 1 Dapil Jawa barat 6 (kota Bekasi serta kota Depok) dari Partai Perindo ini, dalam kursus itu ibu-ibu begitu aktif menanyakan serta langsung turut ikut serta dalam proses pembuatan makanan yang dapat jadikan usaha.
Henky Eko Sriyantono menyampaikan, di tiap-tiap kursus yang dikasihkan, ketertarikan ibu-ibu memang cukuplah tinggi. Awal mulanya Henky Eko Sriyantono telah memberi kursus untuk beberapa komune ibu-ibu di Kota Bekasi serta Depok. salah satunya di lokasi Keinginan Jaya, Pekayon, Bekasi Jaya, Taman Galaxi, Bintara Jakasetia, Bekasi Utara, Beji Permai, Cinere Depok, serta Medan Satria.
Diluar itu, komune penjual kue, komune go kitchen, komune pengajian ukhtifillah, komune koperasi syariah ukhuwah Pro IBU, komune RKMM (resep kue makanan & minuman), Sempurna Keinginan Regency, Duta Keinginan, Tytian Kencana, Kranggan Permai, Jatisari Permai, Pondok Partner Lestari, Grand Depok City, komune pengajian annisa darrurozaq, Jatimekar, Kayuringin Jaya, Pondok Melati, Margajaya, Keinginan Jaya, dan sebagainya.
Mewakili peserta yang turut, Ketua PKK RW 12 Komplek TVRI Poris kelurahan Jatirahayu Ibu Tin mengemukakan perasaan puasnya, "ini adalah kursus yang dinanti-nantikan oleh ibu-ibu PKK serta Posyandu supaya bisa naik kelas upayanya hingga dapat lebih produktif serta mandiri dengan ekonomi," katanya.
Baca juga: Akreditasi Prodi UNSIKA
Selain itu, Ketua Posyandu Seruni RW.12, Indawati Nuryan menilainya program pemberdayaan yang dikerjakan Henky Eko Sriyantono ini begitu berguna dalam bangun kemandirian ekonomi keluarga. Karena itu, pekerjaan seperti ini mesti selalu dikerjakan, sebab banyak masyarakat inginkan kursus semacam ini. "Ibu-ibu begitu ketertarikan dengan pekerjaan ini, ditambah lagi yang memberi kursus itu ialah pengiat UMKM yang sukses di Indonesia," tegasnya.
Henky Eko Sriyantono mengharap, sesudah ikuti kursus ini ibu-ibu dapat mengawali membuka usaha rumahan untuk meningkatkan penghasilan keluarga atau sangat tidak dapat berguna untuk keluarga didalam rumah dengan mendatangkan makanan sehat serta higienis. Selain itu supaya semasing peserta dapat lebih produktif serta mandiri.
"Sebab arah kami memang itu, terciptanya kemandirian ekonomi keluarga lewat bidang UMKM, sebab Perindo yang perduli pada penduduk sekarang ini," tutup Henky yang sebagai Wasekjen DPP Partai Perindo serta Ketua Umum Pergerakan Kemandirian Ekonomi Keluarga.
Monday, October 1, 2018
Tarik Minat Investor, PLN dan Pemprov Sumut Teken MoU
PT PLN (Persero) Lokasi Sumatera Utara (Sumut) bersama dengan Pemerintah Propinsi (Pemprov) Sumut bersinergi wujudkan Sumut jadi daerah arah pariwisata serta investasi lewat penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Service Satu Pintu. MoU itu berisi mengenai kolaborasi info terutamanya berkaitan penanaman modal serta keringanan memperoleh listrik buat penanam modal di Propinsi Sumatera Utara.
Penandatanganan kerja sama itu langsung dikerjakan General Manager PT PLN Lokasi Sumut Feby Joko Priharto dengan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi diwakili Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah di Gedung PLN Lokasi Sumut, Medan, Senin (1/10/2018).
Baca juga: Biaya Kuliah UPN SURABAYA - Biaya UKT UPN SURABAYA
"Percepatan perolehan tujuan realisasi penanaman modal, perkembangan ekonomi serta pariwisata, dan penyerapan tenaga kerja adalah beberapa argumen yang melatarbelakangi penandatanganan MoU ini," jelas GM PT PLN Lokasi Sumut, Feby Joko Priharto.
Dengan keadaan kelistrikan Sumut yang makin andal, lanjutnya, PLN siap mensupport Pemprov Sumut untuk menarik investor sebanyak, menumbuhkembangkan pariwisata serta perekonomian Sumut, serta jadikan Sumut menjadi daerah arah investasi.
"Dengan beban puncak seputar 2.150 MW pada skema Sumbagut, PLN mempunyai reserve margin sebesar 10-20% atau seputar 300 MW. RUPTL PLN 2018 juga tunjukkan jika pada tahun ini PLN akan mendapatkan keseluruhan menambahkan supply daya pembangkit sebesar 399 MW serta RUPTL 2020 tunjukkan angka menambahkan daya pembangkit sampai 1.680 MW," tuturnya.
Selain itu, Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah menjelaskan kerja sama ini diinginkan jadi tonggak utama untuk percepatan pembangunan di Sumut. "Listrik adalah objek penting dalam menarik investor untuk berinvestasi di lokasi ini. Karenanya, melalui kerja sama ini, kami menjadi pemerintah optimistis xita-cita kita untuk menjaring investor makin gampang sebab terdapatnya agunan PLN dari beberapa produk yang mereka menawarkan, terutamanya listrik prioritas," katanya.
Menjadi info, jika perkembangan kwh jual di Sumut pada tahun 2018 sampai 9%, 2x lipat perkembangan kwh jual nasional yang baru sampai 4%. Dalam meriah investasi serta peran riil PLN dalam penuhi supply listrik, dilihat langsung oleh Wakil gubernur Sumut Musa Rajekshah. PLN juga di tandatangani beberapa MoU yang lain, seperti MoU Service Premium dengan Bank Sumut dan Persatuan Hotel serta Restoran Indonesia (PHRI).
Lalu MoU Penyambungan Baru Perumahan dengan Apersi serta Apersi Menyatu, dan MoU Service Protokoler Bandara dengan PT Gapura Angkasa menjadi bentuk untuk memberi service penambahan pada pelanggan prioritas PLN. Diluar itu juga dikerjakan penandatanganan kesepakatan kerja sama Service Prioritas pada PLN serta RS Royal Sempurna.
Baca juga: Biaya Kuliah USN - Biaya UKT USN
Dengan kemampuan daya 865.000 serta 1.100.000 VA PLN siap memberi service terbaik buat RS Royal Sempurna serta membuat RS Royal Sempurna jadi Rumah Sakit pertama di Sumatera Utara yang memakai Service Prioritas.
Kecukupan daya listrik yang dipunyai skema Sumbagut ini diinginkan bisa menggerakkan pariwisata serta perekonomian Sumut, tingkatkan jumlahnya investasi ke Sumut, tingkatkan daya saing, menolong percepatan pembangunan, dan tentu saja tingkatkan kenikmatan pelanggan PLN jadi perihal yang utama.
Penandatanganan kerja sama itu langsung dikerjakan General Manager PT PLN Lokasi Sumut Feby Joko Priharto dengan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi diwakili Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah di Gedung PLN Lokasi Sumut, Medan, Senin (1/10/2018).
Baca juga: Biaya Kuliah UPN SURABAYA - Biaya UKT UPN SURABAYA
"Percepatan perolehan tujuan realisasi penanaman modal, perkembangan ekonomi serta pariwisata, dan penyerapan tenaga kerja adalah beberapa argumen yang melatarbelakangi penandatanganan MoU ini," jelas GM PT PLN Lokasi Sumut, Feby Joko Priharto.
Dengan keadaan kelistrikan Sumut yang makin andal, lanjutnya, PLN siap mensupport Pemprov Sumut untuk menarik investor sebanyak, menumbuhkembangkan pariwisata serta perekonomian Sumut, serta jadikan Sumut menjadi daerah arah investasi.
"Dengan beban puncak seputar 2.150 MW pada skema Sumbagut, PLN mempunyai reserve margin sebesar 10-20% atau seputar 300 MW. RUPTL PLN 2018 juga tunjukkan jika pada tahun ini PLN akan mendapatkan keseluruhan menambahkan supply daya pembangkit sebesar 399 MW serta RUPTL 2020 tunjukkan angka menambahkan daya pembangkit sampai 1.680 MW," tuturnya.
Selain itu, Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah menjelaskan kerja sama ini diinginkan jadi tonggak utama untuk percepatan pembangunan di Sumut. "Listrik adalah objek penting dalam menarik investor untuk berinvestasi di lokasi ini. Karenanya, melalui kerja sama ini, kami menjadi pemerintah optimistis xita-cita kita untuk menjaring investor makin gampang sebab terdapatnya agunan PLN dari beberapa produk yang mereka menawarkan, terutamanya listrik prioritas," katanya.
Menjadi info, jika perkembangan kwh jual di Sumut pada tahun 2018 sampai 9%, 2x lipat perkembangan kwh jual nasional yang baru sampai 4%. Dalam meriah investasi serta peran riil PLN dalam penuhi supply listrik, dilihat langsung oleh Wakil gubernur Sumut Musa Rajekshah. PLN juga di tandatangani beberapa MoU yang lain, seperti MoU Service Premium dengan Bank Sumut dan Persatuan Hotel serta Restoran Indonesia (PHRI).
Lalu MoU Penyambungan Baru Perumahan dengan Apersi serta Apersi Menyatu, dan MoU Service Protokoler Bandara dengan PT Gapura Angkasa menjadi bentuk untuk memberi service penambahan pada pelanggan prioritas PLN. Diluar itu juga dikerjakan penandatanganan kesepakatan kerja sama Service Prioritas pada PLN serta RS Royal Sempurna.
Baca juga: Biaya Kuliah USN - Biaya UKT USN
Dengan kemampuan daya 865.000 serta 1.100.000 VA PLN siap memberi service terbaik buat RS Royal Sempurna serta membuat RS Royal Sempurna jadi Rumah Sakit pertama di Sumatera Utara yang memakai Service Prioritas.
Kecukupan daya listrik yang dipunyai skema Sumbagut ini diinginkan bisa menggerakkan pariwisata serta perekonomian Sumut, tingkatkan jumlahnya investasi ke Sumut, tingkatkan daya saing, menolong percepatan pembangunan, dan tentu saja tingkatkan kenikmatan pelanggan PLN jadi perihal yang utama.
Subscribe to:
Posts (Atom)